Monday, August 07, 2017

Kenangan yang Pupus ditelan Dinginnya Angin di Kota Paris

See this video about Paris

https://m.youtube.com/watch?t=6s&v=JABOZpoBYQE

Dan entah kenapa aku merasa sedih. Teringat Paris, beserta harapan yang pupus saat aku berada disana menyusuri Camp d'Elysse 😟. Ah sudahlah, mengingat itu membuatku merasa pilu.

Tapi aku tetap ingin kesana lagi, tentunya dengan kisah yang berbeda.

*memory of autumn, October 2016

Thursday, August 03, 2017

Hopeless

Do you know how it feels, when you are so eager and curious about something, and set a high expectation about it (that it will happen soon). But along with the time, it didn't happen. Until you feel so upset and you decide to give up about it. 

Itulah yang terjadi padaku, di saat aku sudah menyerah mengenai hal itu, beberapa tahun  kemudian  secercah harapan datang lagi dan aku pun kembali bersemangat bahwa apa yang dulu aku inginkan terjadi akan bisa terjadi. Tapi again, kembali harapan itu pupus sampai aku pun berpikir aku sudah ikhlas kalau hal ini tidak kesampaian sampai aku tidak ada di dunia ini ☺☺.

Sampai beberapa hari yang lalu ada kabar bahwa ini bisa terjadi lagi, dan kembali aku sedikit bersemangat, deg-degan dan berharap. Tapi saat beberapa hari tidak ada kabar, lagi dan lagi harapan mulai pupus dan saat ini aku berpikir, capek rasanya ya menantikan sesuatu yang bahkan tidak bisa aku pastikan akan terjadi atau tidak. Sesuatu yang sudah 8 tahun aku inginkan terjadi, up and down.
Apakah ini saatnya bendera putih aku kibarkan? Dalam hal segala sesuatu yang berhubungan dengan hal tersebut aku hapus agar tidak ada lagi kekecewaan. 


Monday, July 31, 2017

Kangen dan Rindu

Pernahkah merasakan rindu yang berkepanjangan terhadap seseorang? Pasti pernah ya namanya juga manusia, manusiawi banget kalau merasakan kangen sama seseorang. Seseorang bisa siapa saja sih. Bisa keluarga, atau sahabat atau teman.

Kalau aku yang paling kangen ya sama papa. Semenjak papa meninggal di tahun 2012 kangennya gak abis-abis. Pasti lah ya karena namanya kangen sama orangtua. Apalagi aku masih sering mimpiin beliau. Beneran, sering bener papa datang ke mimpi aku. Kalau udah gitu biasanya aku kebangun terus mbrebes mili deh keingetan. Dan langsung mendoakan papa agar papa diampuni segala dosa-dosanya dan diberi kelapangan dan penerangan di dalam kuburnya. Amiinn. Kalau inget papa rasanya aku tuh masih belum bisa kasih apa2 ke beliau. Inget betapa beliau sangat sangat care ke anak-anaknya yang sampai mengorbankan kepentingan sendiri. Kalau masih diberi kesempatan ingin rasanya memeluk beliau erat-erat sambil ngucapin terimakasih dan minta maaf untuk semua kesalahan yang pernah aku buat. I always miss u papa...

Tapi pernah gak merasakan rindu kepada orang yang bahkan kita belum pernah ketemu secara langsung? Sounds weird, isn't it? But believe  me, it happens to me. And not for short period, it's for long period and it still happens 😊

Wednesday, July 26, 2017

No Mention - Random Love Quotes

Cinta adalah memandang tanpa permintaan, dari kejauhan 😊😊😊😊😊

Love is like war : easy to begin but very hard to stop

I saw that you were perfect, and so I loved you. Then I saw that you were not perfect and I loved you even more

💖💖💖💖


Love Your Self !!!

Kemarin pada saat di timbang pada saat ke dokter, aku sempat syok melihat angka yang tertera di timbangan. My God, angka timbangan sudah mencapai kepala 6 alias sudah 61.9 kg. Ya ampun, langsung tingkat kepercayaan diriku turun karena ngerasa kayak emak-emak gembrot yang buruk rupa hahahaha.

Btw soal kepercayaan diri, sejujurnya bisa dibilang aku ini dulu pas jaman abege termasuk orang yang gak percaya diri sama penampilan. Tau sendirilah masa2 teens itu merupakan masa-masa yang apa-apa dilihat dari penampilan luar. Aku ini dulu sosok nerd yang emang hobi belajar dan memang merasa tidak cantik. Melihat sosok-sosok di luar yang merupakan kebalikan dari aku, sungguh membuat hatiku pilu hihihihi. Gadis dengan rambut lurus panjang (while aku rambutnya ikal), tubuh tinggi (while aku bertubuh semampai alias semeter tak sampai hahaha... yaa tinggiku tuh yang cuman 154 cm cuy hikksss), kulit putih (while aku berkulit tidak terlalu putih), badan langsing (while aku sebetulnya gak gemuk-gemuk amat tapi karena aku pendek ya nambah 1 kg aja udah keliatan gembrot :-p). Satu yang aku banggakan memang cuman otakku yang lumayan. Yah gak malu-maluin lah sebagai langganan juara kelas dari kelas 1 SD sampai 3 SMA (bangga dong ah :-D).

Picture taken from here

Alhasil pas remaja aku agak menarik diri dari teman-teman yang keliatan cantik dan gaul karena ngerasa gak pede kalo gaul sama mereka. Sampai masuk kuliah pun masih gak pede walaupun pelan-pelan mulai memperbaiki diri. Kalau kulit muka, sedari SMA kelas 2 emang udah rajin ke dokter kulit. Dan Alhamdulillah gak ada masalah dengan kulit muka sama sekali, kecuali bruntus-bruntus masa remaja. Jerawat boleh dibilang jarang muncul karena emang kayaknya kami sekeluarga genetiknya emang gak jerawatan. Lalu pas kuliah mulai rajin merawat rambut, sempat bolak balik ngelurusin / smoothing rambut biar rambut lurus. And then sempat rajin berolahraga dengan ikutan aerobik deket rumah. Satu lagi yang bikin gak pede adalah kacamata aku. Si mata empat sejak kelas empat SD gara-gara hobi banget baca. Akhirnya sejak kuliah pun aku lebih suka pake soft lens.

Well, menginjak dewasa, alhamdulillah rasa PD ku makin lama makin tumbuh. Memang aku bukan cewek cantik tapi at least aku gak jele-jelek banget lah :-) Kalau dulu remaja masalah gak pede ini pasti terkait sama lawan jenis alis soal naksir-naksiran sama cowok. Yah sama aja, aku tuh merasa gak ada cowok yang suka sama aku. Walaupun kenyataannya sejak SMP ada aja sih cowok yang suka sama aku :-p Cuman ya emang gak jadian karena sayangnya aku gak suka sama cowok itu :-D. Begitupun pas SMA dan kuliah, ada aja cowok yang naksir aku. Walaupun bukan gadis populer tapi ya ternyata gak parah2 amat sih *ini sih mencoba menghibur diri ceritanya hahahaa.

Sampai aku pada suatu titik bahwa aku merasa nyaman dengan apa yang aku punya saat ini. Menerima kekurangan aku apa adanya dengan lebih ikhlas dengan mencoba menambah kelebihan yang aku punya dan mencoba memperkecil atau memperbaiki apa yang menjadi kekurangan aku. Dan juga pada akhirnya memang setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Itu harus kita sadari dan pahami betul. Jangan merasa menjadi orang yang paling tidak beruntung karena percaya deh orang yang paling cantik pun pasti ada kekurangannya. Ya selain itu tambah umur tambah mature juga kan pastinya. Kalau masih teens kan emang masa-masa labil dan gejolak emosi ambil peran yang sangat besar.

Tapi emang sih, aku sendiri agak bingung bagaimana membuat para remaja merasa percaya diri dengan apa yang dia punya dan dengan tubuh mereka saat ini. Karena aku gak pengen apa yang aku alamin ini dialami juga sama anak-anakku kelak saat mereka remaja. Sangat gak nyaman banget dengan perasaan gak Percaya Diri ini hikksss. Mungkin aku akan lebih banyak baca2 buku parenting dan psikologi mengenai hal ini.

Alhamdulillah di usia ke-36 ini *weleh udah tua bener ya akyu hehehe, rasa gak pede ini udah hampir gak terjadi. Kadang-kadang aja tapi udah jaraaang banget :-)

Dan kembali lagi ke berat badan, udah tekad bulat bahwa aku akan diet untuk mencapai target 54 kg. Itu target awal 54 kg. Target berikutnya 52 kg. Kayaknya 52 kg udah paling mentok karena pas menikah pun aku berat badan awalnya emang 52 kg. Udah susah mencapai kepala 4 :-p

Hal pertama yang aku lakukan adalah katering diet Mayo dan sama sekali no cheating ya. Dan mencoba olahraga. Ini yang aku agak berat euy untuk olahraga. Baiklah semangat semangat Dinoy. Yayaya semakin semangat sebetulnya kalau ada pemicunya. Semoga yang menjadi penyemangat akan segera datang

Saturday, July 15, 2017

Nikmat Sehat

Alhamdulillah akhirnya bisa posting ini. Dari kemarin udah pengen posting tapi apa daya tanganku tak mampu mengetik sehingga kutunda dulu menulis postingan ini.

Jadi memang sungguh nikmat Allah akan kesehatan itu sungguh luar biasa. Ketika Allah mencabut kenikmatan itu walah hanya sebentar, baru terasa sungguh Allah Maha Baik. Dan kita harus selalu bersyukur setiap saat karena kadang kita tidak menyadarinya sampai nikmat itu diambil

Jadi udah beberapa minggu ini adaaa aja sakit yang aku rasakan. Yang pertama keputihan sehingga luar biasa gatal2 yang aku rasakan. Aku harus sampai ke dokter untuk memeriksakan ini. Gatal-gatal hilang, minggu berikutnya ambeienku kambuh. Gak enak banget emang kalau punya ambeien (hemorroid). Kalau kambuhnya parah, jalan aja pun udah susah. Kalau ambeien ini aku akhinya beli obat bebas dan kebetulan emang udah tau obatnya karena udah pernah sakit ini kan.
Begitu ambeien alhamdulillah membaik, nah cobaan kembali datang. Kali ini jempol tangan kananku kalau ditekuk terasa sakit. Kupikir sakit biasa aja dan nanti akan hilang sendiri. Eh besoknya kok jempol bagian bawah membengkak dan makin sakit. Akhirnya malamnya suamiku memanggil tukang pijit. Karena pikiran kita kan mungkin ini keseleo. Besoknya bukannya malah membaik tapi makin bengkak dan sakit. Gak bisa ngapa-ngapain bahkan untuk memakai baju pun susah. Menulis apalagi, akhirnya ya apa-apa pakai tangan kiri. Sakitnya jangan ditanya, luar biasaaaaa suakittt bangeeett. Sakitnya seperti konstraksi mau melahirkan yang tiap beberapa menit nyut-nyut yang sakit banget. Gak tahan sorenya aku ke dokter saraf dan menurut dokter ini karena ligamen bergeser/robek. Dikasih beberapa obat termasuk pain killer dan obat untuk bengkaknya.
Dan bener-bener alhandulillah besoknya aku bangun tidur dengan rasa, kok udh gak nyut-nyutan ya, kok tanganku bisa dilurusin lagi nih 😀😀😁. Alhamdulillah wa syukurilaah benar2 aku bersyukur banget Allah menyembuhkan si bengkak ini. 

Foto di atas adalah kondisi tangan sebelum dipijit. Setelah dipijit lebih bengkak karena bengkaknga udah menjalar ke pergelangan tangan 😣.

Wednesday, July 12, 2017

A Memory with Smell

Aku ini termasuk orang yang mengingat sesuatu dengan penciuman alias bau. Jika ada seseorang atau sesuatu hal yang mempunyai bau yang khas, aku akan mengenangnya sepanjang masa 😀.
Makanya aku suka banget dengan parfum. Bagiku parfum adalah salah satu hal yang paling penting kalau kita keluar rumah. Bau badan adalah hal yang nggak banget (ya iyalaah siapa juga yang suka sama orang yang punya bau badan 😛).

Nah tiap kota ataupun negara menurutku mempunyai bau khas masing-masing. Hahaha mungkin anggap aku bercanda, tapi beneran deh, setiap aku ke suatu negara pasti ada bau khas yang akan terus merasuk ke dalam kenanganku. Mungkin saja bau khas itu merupakan parfum yang hampir semua dipakai oleh penduduk kota (negara) tersebut sehingga aku pun akan sering menciumi bau tersebut.
Call me a sentimental person, but I can really remember deeply about something/someone if I smell the parfume. Yang paling khas itu adalah pas saat aku pergi ke Makkah dan Madinah. Baunya itu sangat khas.
dan aku sekarang menemukan parfume yang tiba-tiba mengingatkanku akan aroma di apartment saat aku berada di Istanbul, Turki. Tanpa sengaja kutemukan saat aku memasang pengharum ruangan di Zara Home.

 Yup, lately aku menjadi fans berat Zara Home. Walaupun harganya lumayan bikin manyun, tapu barang-barangnya emang keren-keren dan aku selalu menunggu saat sale baru memulai memborong pernak pernik di Zara Home. Salah satu yang favorit banget adalah pengharun ruangannya yang menurut aku semuanya enak. Aku udah pernah mencoba Red Ginger dan kali ini mencoba Black Vanilla. Dan langsung merasa berada di Istanbul. Aromanya sama persis dengan aroma di apartment yang kita tempati saat itu. Ya mungkin pengharum ruangan yang sama yang mereka gunakan 😀. Tapi orang-orang Turki sendiri pun mempunyai aroma yang khas. Sampai sekarang belum menemukan parfum/bau yang  sama seperti yang aku hirup saat berada di kerumunan orang saat di Istanbul.

Call me a sentimental and mellow person, but I am 😊.

Tuesday, July 11, 2017

Crazy Rich Asians

Udah lamaaaa banget gak review mengenai buku. Ya iyalah, terakhir ngeblog juga di tahun 2010. Udah 7 tahun gak menulis jadinya bikin kangen berat ngeblog. Aku ini tipe yang suka curhat atau mengungkapkan apapun lewat tulisan. Dulu suka banget nulis diary pas jaman masih SD, SMP, SMA dan kuliah. Begitu lepas kuliah mulai ngeblog karena emang suka banget baca blog orang jadinya ikutan ngeblog deh.

Kali ini mau review buku karangan Kevin Kwan. Saat ini sudah ada 3 buku karangan Kevin Kwan yang semuanya bersambungan.


Sebetulnya awal baca buku ini karena dipinjamkan buku Crazy Rich Asians dari sepupuku. Mungkin karena dia tahu aku suka banget membaca, dipinjamkanlah buku ini. Aku pikir ini buku apa ya, tebal amat. Tapi karena penasaran, I keep reading. Dan ternyata aku sangat menikmati cerita yang disajikan oleh si penulis. Buku ini bercerita tentang kaum kaya (super kaya) di Singapore. Mereka yang disebut super kaya ini adalah keluarga kaya turun temurun yang bahkan mungkin lebih kaya dari penguasa. Bercerita mengenai Nicky, professor muda yang tinggal di New York yang hendak menikah dengan sesama professor muda di kampusnya. Yang jadi permasalahan adalah si gadis ini adalah gadis "biasa-biasa saja", di luar dari kebaikan dan kepintarannya. Hal inilah yang akhirnya berkembang menjadi suatu cerita menarik dan tidak hanya menyajikan cerita seputar Nick saja namun juga lingkaran keluarga di sekitar mereka.

Membaca buku-buku ini membuat aku berpikir bahwa ternyata memang ada ya kaum super kaya di dunia ini. Hal yang memang di luar jangkauan aku banget. Karena sejujurnya aku sendiri mempunyai sahabat yang memang sepertinya dari kaum super kaya seperti cerita di buku ini. Dan membaca buku ini membuat aku sedikit mengerti perilaku dari sahabatku ini yang kadang memang sempat membuatku bertanya-tanya. Well, pesawat jet pribadi, rumah super luas, asisten rumah tangga beserta kepala pengurus rumah tangga (yang jumlahnya bisa lebih dari 10 untuk satu rumah!), bodyguard, keinginan untuk tidak mempublikasikan diri (dan bahkan mungkin nama aslinya pun disembunyikan agar tidak terpublikasi secara luas), dan beberapa hal lain yang mungkin sampai saat ini masih menjadi pertanyaan adalah beberapa hal yang terjawab. Sebetulnya sebelumnya udah pernah punya buku (yang gak sengaja juga dipinjemin) yang isinya mengenai hal ini tapi versi Indonesia. Judulnya Pulang karya Tereliye. Well, gak ada yang serba kebetulan kan pastinya. Dengan membaca buku2 ini, seperti ditunjukkan :-D

Membaca buku ini juga membuatku merasa sangaaaaat jauuuhhh levelnya antara aku dengan sahabatku itu. Level secara apapun. Mulai dari ekonomi, pendidikan, latar belakang, etc, etc... sighhh. Aku mah apa atuhhh, rakyat kebanyakan hahaha. Sedangkan sahabatku itu, yayaya well bahkan akupun gak tau siapa dia sebenarnya. Ini kenapa malah jadi curhat colongan yaa hahahaha :-p

Intinya ini buku emang best seller dan emang rekomen buat dibaca. Tapi dari buku ini juga aku melihat, gak selamanya kekayaan itu bisa membuat kau bahagia. Ingat bahwa setiap manusia pasti punya masalah, sekaya apapun. Dan harus terus bersyukur banyak-banyak, alhamdulillah walaupun aku cuma rakyat kebanyakan, udah banyak banget nikmat Allah yang Allah kasih. Gak terhitung deh. Intinya saklar syukur harus tetap on dimanapun dan dalam kondisi apapun.

Kalau emang suka baca, just read this book :-)

Kenangan yang Pupus ditelan Dinginnya Angin di Kota Paris

See this video about Paris https://m.youtube.com/watch?t=6s&v=JABOZpoBYQE Dan entah kenapa aku merasa sedih. Teringat Paris, beserta...