Allah. Bersama-Mu tidak ada jalan buntu....

"Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap diri-Ku. Aku bersamanya ketika dia berzikir (mengingat atau menyebut-Ku). Jika dia berzikir di dalam hatinya, maka Aku mengingatnya do dalam hati-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam suatu jamaah, maka Aku akan mengingatnya di dalam jamaah yang lebih baik dari jamaahnya (di dunia ini). Jika dia mendekat pada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Jika dia mendepat pada-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya selengan. Jika dia mendekati-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan berlari."






Subhanallah.....untaian kata2 diatas kembali mengingatkan aku bahwa sesungguhnya kita tidaklah pernah sendirian. Selalu ada Allah yang menemani kita. Di kala kita susah atau di kala kita mengalami masalah, selalu ingat bahwa aku memiliki Allah, yang gak kenal lelah mendengarkan permohonan dan curhat2 aku selama ini.


Membaca buku karangan Asma Nadia yang berjudul Catatan Hati di Setiap Sujudku membuat aku kembali meneteskan air mata. Kisah2 dalam buku ini begitu menyentuh dan seakan kembali mengingatkan aku agar tidak putus asa untuk selalu berdoa, meminta apa saja ke Allah. Membaca buku ini juga semakin membuat aku yakin bahwa bersama Allah tidak ada yang tidak mungkin. Keajaiban doa selalu ada untuk kita semua. Selama kita yakin, bahwa Allah akan menolong kita. Hati ini seperti tersentak membaca kisah mbak Asma yang berdoa untuk keajaiban putranya yang baru lahir dan mengalami pendarahan di otak dan harus melewati masa-masa kritisnya. Namun berkat kekuatan doa lah, sang putra sehat wal'afiat dan tumbuh menjadi anak yang cerdas. Juga cerita2 lain di buku ini yang sangat menyentuh hati dan semakin membuat aku malu karena aku masih sering menanyakan kenapa doaku sampai saat ini masih ada yang belum Allah kabulkan. Malu sekali aku karena aku kadang masih belum berdoa dan berusaha maksimal, tapi aku sudah menanyakan kenapa doaku belum terkabulkan.

Allah, maafkan aku ya Allah..ampuni aku yang kadang lalai.....

Membaca buku ini membuat aku kembali yakin akan kekuatan doa. Membuat aku merasa diingatkan kembali bahwa setiap kali ujian menyapa, setiap aku merasa lemah, setiap aku merasa sedih, aku memiliki Allah, yang tidak pernah lelah mendengarkan permohonan aku.


Alhamdulillah, Allah akan terus bersama kita.
Dengan Allah, kita selalu mempunyai harapan, sebab Allah yang memungkinkan kemustahilan. Keajaiban ada di tangan Allah.....


Sesuai dengan tulisan di buku ini, Allah. Bersama-Mu tidak ada jalan buntu.
Allah. Bersama-Mu tidak ada jalan buntu.... Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dini

3 comments:

imgar said...

blom baca buku ini..
ini tuh kumpulan cerpen gitu atau apa ?

Dini said...

Bukan kumpulan cerpen, tapi kayak kisah2 nyata2 gitu loch Kang....Jadi sebetulnya mirip2 sama Chicken Soup for the soul..cuman ini lebih membumi karena emang pelakunya orang Indonesia kali yah....

Pokoknya bagusss bagus dan bagus dehh :-)

Ludvy said...

Alhamdulillah saya sudah baca novel ini minggu lalu, bagus bngtz. Ternyata dibalik ujian yang mendera manusia kita diingatkan lagi untuk berdoa dan memohon pertolongan dan membutuhkan sebuah keajaiban dari suatu ujian yang menurut kita sangat berat dan mungkin hampir mustahil terselesaikan , ternyata dengan pertolongan-Nya tidak ada kata jalan buntu dan Allah selalu Ada bersama kita.