Wednesday, April 02, 2008

Pendidikan Anak sejak Dini

Tadi pagi saat aku mau menuju office, ada berita di radio yang memberitakan bahwa Ananda, anak yang kabur dari rumahnya dan membawa uang orang tua nya sebesar 10.000 dollar telah ditemukan. Dan yang bikin kaget, uang 10.000 dollar atau hampir mencapai angka 100 juta hanya tinggal 500 ribu saja. Ckk ckk ckk....

Mendengar berita itu rasanya miris banget. Seorang anak kecil (ya, masih kecil), udah berani mencuri uang orang tuanya dan digunakan untuk hal-hal yang tidak berguna. Duuhhhh, anak2 jaman sekarang, dimana konsumerisme udah melanda di semuanya. Sebetulnya semua itu berangkat dari pendidikan sang orang tua kepada sang anak. Kalau melihat kasus si anak hilang itu, dan kalau dari radio yang menyebutkan bahwa sang anak seperti menikmati petualangannya membawa uang 100 juta dan tidak merasa bersalah sama sekali. Tidakkah sang anak diajarkan budi pekerti maupun moral dari orang tua yang seharusnya merupakan basic dari pendidikan?
Miris banget mengingat di sisi lain banyak anak di daerah Indonesia sana yang miskin luar biasa, bahkan tidak memperoleh kesempatan bersekolah sama sekali. Bahkan untuk makan pun mereka juga harus berjuang. Bandingkan dengan sebagian anak2 di Jakarta sini, yang begitu mudah mendapatkan fasilias apapun.


Kalau ditilik kenapa konsumerisme seperti melanda anak2 kecil jaman sekarang, ya itu tadi. Tidak lepas dari peran orang tua yang secara tidak langsung mengajarkan anak untuk konsumtif. Di saat weekend, anak2 diajak ke mall karena memang di kota2 besar tidak banyak tempat rekreasi (public area). Yang ada akhirnya mall lah yang dijadikan tempat rekreasi keluarga yang notabene mall adalah tempat untuk menghabiskan uang di dompet.Begitu banyak barang-barang atau mainan yang tentu aja akan menarik perhatian sang anak untuk dimiliki. Dan biasanya sang orangtua, sebagai kompensasi rasa bersalah mereka karena sepanjang hari mereka sibuk dengan urusan pekerjaan. Sang orang tua menganggap pembelian mainan dan barang2 tersebut sanggup mengganti waktu yang telah hilang yang mereka sering abaikan.

Akibatnya sang anak tentunya sudah terbiasa dibelikan ini itu dan menganggap uang adalah hal yang mudanh untuk didapat. Mereka tidak diajarkan untuk mengasah rasa tepa seliro mereka kepada sesama.....

Memang ya..semuanya kembali lagi ke pendidikan dini. Aku percaya banget kalau sejak kecil, anak harus udah diajarkan pendidikan agama serta akhlak. Itu merupakan fondasi utama. Menurut aku, agama serta akhlak adalah filter utama di kala orang tersebut mengalami gempuran, godaan serta hal2 yang negatif dalam hidup ini. Agama pulalah yang akan membuat seseorang itu kuat dalam menghadapi segala permasalahan mulai dari yang kecil sampai yang berat sekalipun (hehehehe ini pengalaman pribadi soalnya). Walaupun memang itu tidak bisa di generalisir berlaku untuk semua orang, tapi etlis itu merupakan basic atau fondasi utama.....

Hmm hmm walaupun belum merit dan belum punya anak, insyaAllah agama akan menjadi fondasi utama yang akan aku ajarkan pada anak2ku kelak *amin insyaAllah* :-)

No comments:

Kenangan yang Pupus ditelan Dinginnya Angin di Kota Paris

See this video about Paris https://m.youtube.com/watch?t=6s&v=JABOZpoBYQE Dan entah kenapa aku merasa sedih. Teringat Paris, beserta...