Sunday, June 29, 2008

Rinduku


Aku rindu zaman itu ketika setiap minggu kita datang untuk mendalami ilmu

Aku rindu zaman itu ketika setiap hari teman-temanku membangunkanku untuk tahajud

Aku rindu zaman itu ketika pulang kerja kita bertemu untuk mengadakan syuro (rapat)

Aku rindu zaman itu ketika saudara kita sakit kita menjenguk untuk meringankan bebannya

Aku rindu zaman itu ketika keimananku sedang turun, kalianlah yang mengingatkanku

Aku rindu zaman itu ketika aku sedang gundah gulana, ada kalian sebagai tempat ku bercerita....


Ahh......akankah aku akan terus berada di zaman itu....zaman yang sedang aku jalani sekarang ini....zaman yang aku tahu aku pasti akan sangat aku rindukan jikalau aku meninggalkannya...

Sudut-sudut mesjid Al Azhar....rak-rak yang menyimpan tafsir Buya Hamka...lorong-lorong ruang kelas sekolah Al Azhar....tangga-tangga bisu yang meyimpan banyak kenangan....ruangan sempit namun penuh aktivitas di sekretariat....bunyi gemericik air di ruang wudhu....karpet tebal di mesjid yang menjadi tempat kita bersujud....penjual makanan di belakang Al Azhar....langkah para anak-anak Ruuhul Jadiid setelah mengikuti SII yang bergegas ke mesjid untuk solat Zuhur ataupun menuju ke kantin....kesibukan rapat di Taman Firdaus.....

Ahhh.... kembali aku mendesah.....rasanya sesak hati ini mengingat itu semua....gemerlap mata ini oleh embun air yang seakan terus mendesak ingin keluar....bahkan saat aku belum meninggalkan kalian, hatiku sudah membuncah rindu. Rindu yang tak terelakkan yang akan terus ada....


Ahhh (lagi-lagi aku mendesah), Saudara-saudaraku....teman-temanku yang aku sayangi.....semoga kerinduan kita (terutama rindu ku) bisa terobati. Dan semoga aku bisa terus bersama kalian menimba ilmu di Al Azhar....

Keep Writing :-)


Apakah menulis itu sulit? Hmm itu pertanyaan yang paling sering dilontarkan saat ada pertemuan jumpa penulis atau bedah buku. Pertanyaan itu yang juga dilontarkan oleh salah seorang peserta launching dan bedah buku Bidadari Bidadari Surga kepada Bang Darwis a.k.a Tere Liye di Mesjid Agung Al Azhar kemarin Sabtu, ba'da Zuhur. Menurut Bang Darwis, coba ambil pesan yang ada di film Kungfu Panda, kita gak akan pernah bisa sesuatu kalau kita gak berlatih secara rutin. Jangan pernah terpaku oleh teori-teori yang pernah diajarkan waktu kita sekolah. Biarkan energimu mengalir lepas, dan jangan kungkung kebebasanmu. Dan biasakan setiap hari untuk menulis beberapa kalimat.....Bahkan Bang Darwis bilang, untuk buku Hapalan Sholat Delisa hanya membutuhkan 10 hari untuk menulisnya dan tanpa ada kerangka untuk menulisnya.


Ah....aku jadi kembali teringat kalau aku pun juga hobi menulis. Sejak kecil aku sudah mempunyai buku diary yang kalau aku buka lagi sekarang rasanya ingin tertawa melihat betapa culunnya aku, betapa lugunya aku.....walaupun sekarang aku hampir gak pernah ngisi diary (karena sudah digantikan oleh blog), namun semua buku diary itu masih aku simpan rapi. Yes, I do like writing as well as I like reading books. Bahkan aku dulu pernah bercita-cita menjadi wartawan walaupun keinginan itu berubah saat aku di bangku SMA. Sastra memang selalu menjadi salah satu passionku, disamping science dan fashion. Aku sangat menikmati pemilihan kata-kata yang indah, kata-kata bersayap yang puitis, kata-kata bermajas.....walaupun memang aku belum berminat untuk bikin buku, namun tetap aku sangat suka menulis. Mungkin untuk menulis buku aku masih takut untuk memulai.Padahal mengutip kata-kata Bang Darwis, sesungguhnya semua ketakutan dan kecemasan hanyalah ilusi. Dan memang, aku sangat setuju dengan pendapat abang Darwis, biarkan semuanya mengalir seperti ombak di lautan. Deras mencurah menjadi untaian kalimat indah yang bermakna.


Kembali lagi ke bedah buku (yang menurut bang Darwis lebih tepat disebut temu penulis)....Mengenali sosok seorang Bang Darwis yang menurutku sangat idealis, tanpa basa basi, apa adanya, dan high profile (karakter ini sesuai dengan pengakuannya sendiri). Mungkin kalau orang belum mengenal Bang Darwis, akan menganggap dia belagu. Sedangkan sosok Tere Liye lebih low profile, beda banget dengan karakter seorang Darwis. Mungkin cukup membingungkan, namun memang kadangkala ada sisi lain di diri seseorang. Bukan berarti dia berkepribadian ganda, tapi memang ada sisi tersembunyi yang tidak ditampilkan, namun akhirnya ditampilkan dalam bentuk lain. Ah...tapi tetap saja saya suka dengan tulisannya Bang Darwis...atau Bang Tere Liye. Toh mereka semua (Bang Darwis maupun bang Tere) adalah satu kesatuan.


Bagi yang penasaran dengan buku-bukunya Tere Liye, silakan dibaca sendiri ya....yang pasti Ok kok....


*DiniYangLagiInginTahuSepertiApaSkenarioDiDalamHidupnya..ApakahAkanDiSiniAtauDiLuarSana...
AhEntahlah..SepertiKataSahabat,EnjoyEveryProcessInYourLife*

Thursday, June 26, 2008

Banci Kamera

Akhir-akhir ini....aku banyak melakukan sesi foto-foto. Hehehe serasa model gituuuhhh :-p


Yang pertama di kota tua, selanjutnya sambil berlibur bersama di Pulau Umang... And next nya...hmmm aku sama temen2 udah merencanakan akan melakukan sesi foto berikutnya di... rahasia aah...tunggu aja ya....







Bajunya matching sama jendelanya :-p


















Museum Fatahillah























Menuju Umang...




















Di pantai mencari karang















Turun ke pantai












Bidadari Bidadari Surga


Udah lama banget yah aku gak review buku. Yah ini emang aku lagi banyak berurusan di organisasi YISC sehingga menyebabkan aku bener2 kehilangan banyak waktu luang. Tapi alhamdulillah aku menikmatinya...Nah di kamarku banyak majalah teronggok di sudut menantiku yang akan membacanya....buku-buku juga menanti jemariku yang menyibak halaman demi halaman diiringi mata yang berbinar-binar....huhuhuhu cuman ya aku tidak sempat...walaupun akhir2 ini siihh masih agak lumayan sempat lah secara YISC lagi liburan.


Nah buku terakhir yang aku baca adalah buku berjudul Bidadari-Bidadari Surga karangan Tere-Liye. Buku ini berkisah tentang sebuah keluarga yang hidup dengan penuh perjuangan. Sang Ibu, seorang janda, mempunyai 5 anak, Laisa, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana dan Yashinta. Mereka hidup di suatu lembah indah di pedalaman Sumatra. Cerita dimulai dengan adegan dimana Laisa yang sakit keras ditemani ibu dan akhirnya sang ibu mengirimkan SMS mengabarkan sakitnya Laisa ke anak2nya yang lain yang tersebar di berbagai pelosok dunia. Dalimunte di Jakarta, Ikanuri dan Wibisana di Italia dan Yashinta di gunung Merbabu. Cerita pun bergulir dengan digambarkan begitu kagetnya keempat saudara Laisa dan sebisa mungkin, dengan berbagai cara, berapapun biayanya mereka harus segera tiba di samping Laisa yang sedang sakit. Sebegitu berartinya kah kak Laisa bagi kehidupan mereka sehingga mereka yang benar-benar harus mengorbankan apapun yang sedang mereka kerjakan saat itu....


Alur cerita pun terus beranjak menuju kehidupan masa kecil mereka dimana masing-masing mempunyai kenangan yang berbeda tentang kak Laisa. Tapi semuanya mempunyai satu kesamaan, kak Laisa adalah orang yang selalu mengorbankan apapun demi kemajuan mereka semua. Sungguh mulia sekali hati kak Laisa, yang dengan penuh ikhlas mengorbankan semuanya demi adik2nya tercinta.


Membaca buku yang menggunakan alur maju mundur ini memang sangat mengharukan. Cerita yang mengalir lincah dari Tere-Liye sang pengarang membuat kita tidak akan membosan untuk terus membuka lembaran-lembaran selanjutnya. Subhanallah, air mataku kembali menyeruak dan menerobos berebutan ingin keluar dari mataku saat aku membaca novel ini.


Novel yang sarat akan makna keikhlasan dalam kerja keras, pengorbanan dan keteguhan hati. Satu pesan yang tersirat dalam novel ini adalah, bahwa kecantikan hati jauh lebih penting daripada kecantikan paras, dan sesungguhnya kecantikan hati seseorang dapat mengantarkannya menjadi seorang bidadari di surga kelak.


Andaikata ada seorang wanita penghuni surga mengintip ke bumi, niscaya dia menerangi ruang di antara bumi dan langit. dan niscaya aromanya memenuhi ruang antara keduanya. dan sesungguhnya kerudung di atas kepalanya lebih baik daripada dunia seisinya (hadits Al-Bukhari)

Thursday, June 19, 2008

Alhamdulillah

Hampir setahun berlalu.....

Alhamdulillah aku bisa melewati semuanya....Alhamdulillah ya Allah.....

Berkali-kali aku ucapkan kepada-Mu....aku bersyukur aku bisa melewatinya dengan baik....

Dan aku bersyukur lagi bahwa sudah tiada dendam di hati ini. Rasa benci yang dulu amat sangat kurasakan sudah hilang, terhapus oleh waktu dan juga pemahaman bahwa rencana Allah pastilah indah....indah karena Allah tahu mana yang terbaik untuk aku....

Alhamdulillah juga aku sekarang semakin kuat, tegar dan semoga lebih bijaksana dalam menghadapi hidup ini.

Alhamdulillah aku diberikan teman-teman baru yang begitu baik, yang kurasakan ikatan ukhuwahnya begitu kuat....teman-teman tersayangku....sahabat-sahabatku.....
Semoga kita selalu diikatkan dalam tali persaudaraan...sampai kapanpun seperti dalam do'a Rabitah (sambil membayangkan wajah-wajah teman dan sahabat2ku tersayang).....

Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, hati-hati ini telah berjumpa dalam taat pada-Mu, hati-hati ini telah bersatu dalam da’wah pada-Mu, hati-hati ini telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Teguhkanlah ya Allah, ikatannya. Kekalkanlah cinta kasihnya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati tersebut dengan cahaya-Mu yang tak pernah hilang. Lapangkanlah dada kami dengan kelimpahan iman kepada-Mu dan indahnya bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati ini dengan ma’rifat kepada-Mu.

By: Hasan Al-Banna

Semoga aku tetap ikhlas dan sabar.....:-)

Tuesday, June 10, 2008

Seminar Pra-Pasca Nikah YISC Al Azhar.....

Mataku tertumbuk di brosur yang ditempel di majalah dinding depan secretariat YISC. Workshop Pra-Pasca Nikah dan Manajemen Keluarga. Hmm kayaknya menarik niihh….. Yah aku sebetulnya emang paling suka kajian-kajian seperti ini. Gak harus topik tentang menikah aja, cuman topik2 yang dirasakan emang bisa menambah pengetahuan dan wawasan keislaman kita.

Nah kali ini kebetulan yang mengadakan YISC, lembaga tempat aku bernaung. Topik pertama mengangkat tema tentang pra nikah. Nara sumber dari tema ini adalah Ustadz Cinta yang bernama asli Muhammad Restu. Beliau disebut Ustadz Cinta karena selama ini beliau sering dimintai konsultasi masalah-masalah percintaan. Jadi beliau mempunyai nomor hotline 24 jam yang bisa menerima SMS dari siapapun yang mau berkonsultasi dengan beliau. Katanya sih beliau ini sudah berhasil menjodohkan banyak pasangan...hmm ternyata makcomblang juga niih ya ustadz yang satu ini.

Dipandu moderator Irvan dari angkatan Ar-Ruuhul Jadiid, pertama-tama Ustadz Cinta menjelaskan bahwa jodoh itu adalah termasuk takdir Mukhayyar. Berbeda dengan takdir Musayyar yang mutlak tidak bisa diganggu gugat lagi seperti kita dilahirkan dari siapa, kapan kita meninggal. Nah untuk takdir Mukhayyar ini kita masih bisa berusaha walaupun semua udah ditentukan Allah. Seperti masalah jodoh dan rejeki. Jodoh memang selalu merupakan topik yang paling menarik untuk dibahas. Bukan saja karena jodoh merupakan rahasia Allah, tapi juga banyak yang bertanya-tanya kenapa sih sampe sekarang belum dapat jodoh. Padahal kalo kata Ustadz Cinta sih menikah itu gampang lohhh......dan patut diingat beda pacaran dengan taaruf. Karena sekarang banyak yang menyalahartikan taaruf dan menyamakan taaruf dengan pacaran. Kalau taaruf artinya adalah proses saling mengenal dengan jalan sahabatan (tanpa embel-embel “jadian”). Sedangkan untuk pacaran sendiri artinya adalah kencan berduaan di suatu tempat yang telah disepakati untuk memadu kasih, serta mengharuskan adanya “jadian”. Nah kata embel2 jadian itulah yang menyebabkan adanya keterikatan, padahal ijab kabul juga belum dilaksanakan. Dan akibat adanya keterikatan itu, kalo misalnya belum berjodoh dan putus, akibatnya akan menimbulkan rasa sakit yang amat sangat.....Dan tentunya pacaran itu amat sangat riskan untuk dapat menimbulkan hal2 lebih jauh. Naudzubillah….

Banyak para pemuda yang mengeluh kenapa mereka susah mendapatkan jodoh. Ada juga yang mengeluh kenapa ia yang sudah berdoa siang dan malam dan selalu menjaga perilaku, tapi sampai sekarang susah mendapatkan jodoh. Sedangkan adiknya yang selalu pacaran dan pacarannya juga yang agak melewati batas, malah sudah menikah. Dia yang sampai protes, kenapa sih Allah tidak adil. Padahal jodoh tidak sekedar menikah saja, tapi bagaimana kita mencari jodoh yang baik. Dan siapa bilang mencari jodoh tidak perlu usaha? Memperluas pergaulan, meningkatkan kualitas diri juga merupakan usaha kita untuk mempercepat mendapatkan jodoh.

Nah solusi cara mudah cepat menikah, menurut Ustadz Cinta ada triknya sendiri. Dengan cara 5T; yaitu:
1. Taubat
Kita sebagai manusia biasa senantiasa melakukan dosa, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Nah kita perlu instropeksi lagi, jangan2 selama ini yang menjadi penghalang kita belum mendapatkan jodoh adalah karena kita pernah melakukan dosa atau kesalahan kepada orang lain. Nah sholat tobat merupakan salah satu cara untuk menghapuskan dosa2 kita tersebut. Tentunya juga dengan komitmen bahwa tidak akan mengulangi kesalahan tersebut.

2. Tentukan kapan mau nikah
Kita sebaiknya sudah menentukan target kapan kita mau nikah, sehingga arah nya lebih jelas.

3. Tentukan pilihan
4. Tengok kualitas diri
5. Tembak dengan peluru 4D
- Dekati Allah
- Dekati Orang tua
- Dekati orang ketiga
- Dekati si dia

Semua penjelasan Ustadz Cinta ini dapat dilihat di bukunya yang berjudul “Cara Mudah Cepat Nikah”.....

Ada cerita salah seorang ‘pasien’ ustadz Cinta yang cerita, seorang ikhwan yang selalu ditolak lamarannya. Sampai 7 kali ditolak…dia punya seorang sahabat yang selalu mendengarkan keluhannya dia. Nah setelah 7 kali ditolak inilah akhirnya dia melamar sang sahabat dan menikahlah mereka. Sang ikhwan bertanya kepada ustadz kenapa kok kalo akhirnya dengan sang sahabat, kenapa dia harus melewati jalan berliku dengan menyukai 7 orang gadis yang selalu ditolak lamarannya. Kata sang Ustadz, dengan jalan berliku itulah akhirnya dia yakin bahwa memang yang dicintai adalah sang sahabat. Memang, untuk mencari pasangan haruslah dengan 3M, yang dapat memahami dia apa adanya dan dapat menerima kekurangannya, yang dapat memotivasi dia untuk dapat lebih maju. Itulah pasangan sejati kita yang akan dapat menjadi pasangan dalam suka dan duka.

Penjelasan Ustadz Cinta yang menarik diselingi dengan humor2 segar membuat suasana seminar menjadi tidak membosankan. Apalagi sebagian besar peserta seminar masih lajang dan memang masih mencari dan bertanya2.... Namun sayang, karena keterbatasan waktu juga yang menyebabkan sesi tanya jawab cuma berlangsung singkat. Namun setidaknya kita bisa membaca di buku yang dikarang oleh Ustadz Cinta yang dijual di pasaran

So, ayo jangan putus asa….berusaha dan berdoa dan yakin bahwa Allah akan memberikan kita yang terbaik sesuai dengan janji-Nya dalam QS An-Nuur : 26 bahwa laki2 yang baik adalah untuk perempuan yang baik2, begitu juga sebaliknya.

To Be continued….. (next….manajemen keuangan keluarga)

Thursday, June 05, 2008

Apakah kamu termasuk orang yang moody??

Mood..... Hal ini yang sering dijadiin alasan orang kalo untuk menolak sesuatu...Aduhh gue lagi gak mood nih.... Hmm kadang aku suka kesel sama orang2 yang suka moody gitu. Jadi misalnya diajak ke mana gituuu.... udah ok, tapi ternyata oh ternyata pas hari H nya malah gak bisa. Alasannya bisa macem2, seringnya sih karena gak mood atau bilangnya lagi ada acara sehingga gak bisa dateng...Haduuhh..kalo udah urusan mood, ya biasanya aku cuman bisa diem aja secara aku juga bingung kalo udah menyangkut mood.

Aku sendiri bukan orang yang moody, malah kalo lagi gak enak hati, bawaannya pengen pergi melulu hehehehe... kalo misalnya pas lagi gak enak hati trus di rumah, hmmm kadang malah suka bete....

Cuman ada hal yang bikin aku sebel pas Sabtu kemaren. Jadi ada temen ku yang gak inget janjinya. Trus dia yang gak bilang apa2, dan akunya juga gengsi buat nanyain. Males ajaa gituuu.... Pas pulang aku yang sedemikian betenya sehingga hal2 yang bikin aku sebel di masa lalu muncul kembali. Trus inget hal2 yang belum bisa aku capai, inget juga tadi ada temen aku yang bikin aku bete juga cuman gak seberapa sebetulnya. Cuman karena terlanjur sebel, jadi kebawa tambah sebel...huaduuhhh dan aku pun sedikit menangis pas nyetir hihihihi. Akhirnya aku pun SMS-an sama temenku yang laen...ya alhamdulillah bisa sedikit terhibur..... See, sejak dulu aku kan pernah bilang, aku kadang gak suka nyetir sendirian. Nyetir sendirian ditemani lagu2 mellow itu bener2 bikin aku ngerasa melow, lonely yah pokoknya yang negatif2 deeh :-p

Tapi aku tetep sebel tuh sama temenku itu. Akhirnya besoknya lagi aku terus terang aja ke temenku itu kalo aku sebel ma dia. Eh dianya yang langsung bilang, ooh jadi itu toh kenapa kemaren2 aku diem aja sama dia hehehehe..jadi dia yang ngerasa dicuekkin gitu sama aku. Kaget juga, padahal perasaan aku gak nyuekkin dia banget dehhh..Mungkin karena aku sama dia deket kali ya, jadinya kerasa gituuu....

Eniwei, intinya aku jarang banget tuh mengalami kejadian kayak di atas...... Secara aku ini emang gak moody... Dulu sih aku ini agak ngambekan, cuman sekarang udah gak lagi. Dah berkurang banyaaaakk banget. Lebih bisa toleransi dan bisa fleksibel lah intinya....

So jangan moody yah..karena itu nyebelin hehehehehe...tetap semangat and always keep smile... :-)

Ternyata di busway tuh gak boleh makan.....

Huaduhhhhhhhhhhhhhhh........

Udah lama banget ya aku gak isi blog ini....huhuhu karena kesibukan yang menyita waktu, akhirnya ya begini ini nihhh *halaaahh sok sibuk bener ya aku*......

Jadinya tuh bawaannya yang males buat ngisi blog. Biasanya aku ngisi blog kan pas wiken...nah sejak awal mei sampe akhir pas wiken selalu full. Dari pagi sampe malam. Kebayang deh udah gak mood banget buat ngeblog. Sebetulnya kalo di kantor juga bisa siih, cuman tetep aja kok agak males.

Nah sekarang ini lagi ada mood untuk ngisi blog nih. Secara yang acara kemaren juga udah selesai, udah bisa sedikit bernapas lega....Fiuhhhhhh

Aku mau ngomongin busway nih. Dulu tau sendiri kan aku paling ilfil sama yang namanya busway..sekarang masih ilfil juga siih cuman udah agak berkurang :-D

Secara akhir-akhir ini aku jadi pengguna busway...jadi bisa merasakan keuntungan dibangunnya busway.

Jadi jalur yang akhir2 ini aku gunakan:

- Jalur Sudirman - Kuningan menuju Wisma Bakrie

Aku berangkatnya abis magrib dari wisma BNI46 Dukuh Atas. Ampun ini ngantri bener yaaa..

- Jalur Sudirman - Kota Lama

Berangkat bareng anak2 dari Al Azhar pas hari Sabtu.....

- Jalur Salemba - Kampung Rambutan

berangkat dari Salemba menuju rumah......sayangnya gak berhenti di jalan baru, tapi langsung

ke kampung rambutan

- Jalur Kampung Rambutan - Senen

Ya lumayan juga siih naek busway hehehehe..cuman paling gak tahan itu ngantri sama kalo gak dapet tempat duduk. Aku kan paling sebel kalo desak2an......suka gak tahan dan harus trus waspada sama tas... Apalagi pas ke Senen, bawa camdig (ini pesanannya Agung soale....huhuhu). Bentar2 aku nengokin tas ku..ngeri soalnya..apalagi kan katanya di busway banyak copet sekarang.....

Oya ada kejadian lucu nih, pas aku di busway dari Salemba ke rumah kan siang2 tuh.....secara aku laper berat akhirnya aku bawa bekal makanan roti yang kubawa dari rumah. Eh lagi asyik2nya makan, mas2 penjaga buswaynya menghampiri aku dan bilang,

"Maaf ya mbak, disini dilarang makan"....Huaaaaa malu berat deh aku ditegor gitu. Mana banyak yang ngeliatin.....aku yang cuman nyengir doang ajaaahhh :-D ....Maklum lah jarang pake busway, jadinya agak2 cupu... meneketehe ternyata gak boleh makan....

Jadi inget pas di Malaysia, pas naik bus yang membawa kita dari KL ke Genting Highland, itu juga sama sekali gak boleh makan. Minum pun juga kayaknya gak boleh dehh...padahal lumayan lama loh perjalanannya..kira2 2 jam...lupa juga deh aku. Trus pas di cable car di Genting Highland juga gak boleh makan. Ya alhasil bersih bangett tuh angkutan umumnya.......

Hmm hmm tapi bagus juga lah kalo misalnya emang peraturan dibikin strict gitu. Angkutan umum kita jadi terjaga kebersihannya dan gak cepet rusak. Walaupun disana sini masih banyak kulihat sampah bekas snack di busway.....


Oya, kalo mau liat foto2 kegiatan aku selama ini bisa dilihat di:

dininur.multiply.com





Ngantuk di busway abis dari kota lama

Kenangan yang Pupus ditelan Dinginnya Angin di Kota Paris

See this video about Paris https://m.youtube.com/watch?t=6s&v=JABOZpoBYQE Dan entah kenapa aku merasa sedih. Teringat Paris, beserta...