Bidadari Bidadari Surga


Udah lama banget yah aku gak review buku. Yah ini emang aku lagi banyak berurusan di organisasi YISC sehingga menyebabkan aku bener2 kehilangan banyak waktu luang. Tapi alhamdulillah aku menikmatinya...Nah di kamarku banyak majalah teronggok di sudut menantiku yang akan membacanya....buku-buku juga menanti jemariku yang menyibak halaman demi halaman diiringi mata yang berbinar-binar....huhuhuhu cuman ya aku tidak sempat...walaupun akhir2 ini siihh masih agak lumayan sempat lah secara YISC lagi liburan.


Nah buku terakhir yang aku baca adalah buku berjudul Bidadari-Bidadari Surga karangan Tere-Liye. Buku ini berkisah tentang sebuah keluarga yang hidup dengan penuh perjuangan. Sang Ibu, seorang janda, mempunyai 5 anak, Laisa, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana dan Yashinta. Mereka hidup di suatu lembah indah di pedalaman Sumatra. Cerita dimulai dengan adegan dimana Laisa yang sakit keras ditemani ibu dan akhirnya sang ibu mengirimkan SMS mengabarkan sakitnya Laisa ke anak2nya yang lain yang tersebar di berbagai pelosok dunia. Dalimunte di Jakarta, Ikanuri dan Wibisana di Italia dan Yashinta di gunung Merbabu. Cerita pun bergulir dengan digambarkan begitu kagetnya keempat saudara Laisa dan sebisa mungkin, dengan berbagai cara, berapapun biayanya mereka harus segera tiba di samping Laisa yang sedang sakit. Sebegitu berartinya kah kak Laisa bagi kehidupan mereka sehingga mereka yang benar-benar harus mengorbankan apapun yang sedang mereka kerjakan saat itu....


Alur cerita pun terus beranjak menuju kehidupan masa kecil mereka dimana masing-masing mempunyai kenangan yang berbeda tentang kak Laisa. Tapi semuanya mempunyai satu kesamaan, kak Laisa adalah orang yang selalu mengorbankan apapun demi kemajuan mereka semua. Sungguh mulia sekali hati kak Laisa, yang dengan penuh ikhlas mengorbankan semuanya demi adik2nya tercinta.


Membaca buku yang menggunakan alur maju mundur ini memang sangat mengharukan. Cerita yang mengalir lincah dari Tere-Liye sang pengarang membuat kita tidak akan membosan untuk terus membuka lembaran-lembaran selanjutnya. Subhanallah, air mataku kembali menyeruak dan menerobos berebutan ingin keluar dari mataku saat aku membaca novel ini.


Novel yang sarat akan makna keikhlasan dalam kerja keras, pengorbanan dan keteguhan hati. Satu pesan yang tersirat dalam novel ini adalah, bahwa kecantikan hati jauh lebih penting daripada kecantikan paras, dan sesungguhnya kecantikan hati seseorang dapat mengantarkannya menjadi seorang bidadari di surga kelak.


Andaikata ada seorang wanita penghuni surga mengintip ke bumi, niscaya dia menerangi ruang di antara bumi dan langit. dan niscaya aromanya memenuhi ruang antara keduanya. dan sesungguhnya kerudung di atas kepalanya lebih baik daripada dunia seisinya (hadits Al-Bukhari)

Bidadari Bidadari Surga Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dini

No comments: